New Info car

Senin, 26 September 2011

Top20 Model Terlaris di Indonesia Selama 2011


Kombinasi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia menguasai 83,6 persen segmen MPV termurah 7-penumpang di Indonesia
Berdasarkan data  penjualan ritel yang diperoleh KOMPAS.com dari Januari – Juli 2011, model yang paling banyak terjual adalah Toyota Avanza. Selama 7 bulan 2011, penjualan  MPV kopak 7-penumpang ini sudah mencapai 101.015 unit atau 20 persen dari total penjualan mobil di Indonesia, baik penumpang maupun komersial.
Kalau dibandingkan dengan penjualan mobil penumpang, Avanza memperoleh porsi 30 persen. Sedangkan di segmennya, model yang satu ini memperoleh pangsa hampir 80 persen. Penjualan low MPV pada selama 2011 sudah mencapai 168.677 unit.
Di segmen ini, dua saudara kembar menguasai pasar. Satu lagi adalah Daihatsu Xenia, berada di peringkat kedua model terlaris di Indonesia dengan penjualan sudah mencapai  penjualan 40.021 unit. Kalau keduanya digabungkan, menguasai pasar 83,6 persen. Luar biasa! Merek lain di segmen ini adalah Suzuki dengan APV.
Bila dirinci lagi, ternyata yang paling laku adalah Avanza bermesin 1.3 liter (tipe E dan G) dengan penjualan mencapai 88.397 unit. Sedangkan Avanza bermesin 1.5  liter terjual 12.618 unit. Jadi perbandingan penjualan Avanza 1.3 dengan 1.5 adalah 7:1.
Hal yang sama juga terjadi pada Xenia yang memasarkan varian bermsesin 1.0 liter dan 1.3 liter. Xenia 1.0 liter terjual 14.277 unit dan 1.3 liter 25.744 unit atau dengan perbandingannya 1:1,8.
Komersial Tak kalah menarik, kendaraan komersial, baik besar maupun kecil juga masuk dalam jajaran 5 besar model paling laku di Indonesia. Untuk truk 2 ton, 6-ban, dan dipasarkan dalam dua varian, Mitsubishi Canter mampu bertengger sebagai kendaraan dengan penjualan nomor empat terbanyak di Indonesia. Setelah itu diikuti Futura pikap.
Pada 10 besar, terdpat 4 komersial yang sebagian besar dikuasai oleh Mitsubishi. Dari 20 besar ini, Toyota mencatatkan 5 model (Avanza, Innova, Rush, Yaris dan Fortuner), Daihatsu 4 (Xenia, Terios dan Gran Max minibus dan PU), Mitsubishi 4 (Canter, L300 PU, Jetstar PU, Pajero Sport, Honda 3 (Jazz, CR-V, Freed), Suzuki 2 (Futura PU, APV), Nissan 2 (Grand Livina 1.5 + 1.8 dan March)
20 Model Kendaraan Penumpang dan Komesial Terlaris 2011 di Indonesia
Pos Merek/Model Unit
1. Toyota Avanza 101.015
2. Daihatsu Xenia 40.021
3. Kijang Innova 29.674
4. Mitsubishi Canter 6-ban 25.892
5. Suzuki Futura PU 21.181
6. Mitsubishi L300 PU 14.943
7. Nissan Grand Livina 14.125
8. Toyota Rush 13.062
9. Daihatsu Terios 12.335
10. Mitsubishi Jetstar PU 12.023
11. Honda Jazz 11.358
12. Toyota Yaris 10.675
13. Suzuki APV 10.583
14. Nissan March 8.475
15. Mitsubisi Pajero Sport* 7.980
16. Honda CR-V 7.425
17. Toyota Fortuner* 6.269
18. Honda Freed 6.202
19. Daihatsu Gran Max Bus 5.862
20. Daihatsu Gran Max PU 5.485
*Termasuk versi 4x4

Harga All-New Avanza (2012) Lebih Mahal dari Gen-I


Rendering Toyota All-New Avanza yang dipublikasikan oleh media India (gambar utama. Insert adalah Passo Sette, MPV kompak 7-penumpang Toyota yang dipasarkan di Jepang
Belum ada jadwal pasti Toyota All-New Avanza  (juga diikuti oleh Daihatsu Xenia) diluncurkan. Informasi selentingan dari internal Toyota Astra Motor (TAM), diperkirakan tahun ini. Bahkan diperkirakan dua bulan ke depan (November). Joko Trisnyoto, Direktur Pemasaran TAM, ketika ditanyakan tentang perkiraan peluncuran  Avanza Generasi ke-2 tersebut hanya menjawab, “Tergantung pada Daihatsu!”
Lantas tentang harga, menurut Joko naik. “Pasalnya All-New. Semuanya serba baru. Total change!” jelasnya. Namun Joko belum mau memperkirakan kenaikkan harga tersebut.
Saat ini harga Avanza paling murah Rp136,1 juta. Varian yang paling laris manis adalah tipe G bermesin 1.3 liter, dijual Rp151,550 juta. Berarti kemungkinan harga All-New Avanza untuk varian paling laris diperkirakan mendekati Rp160 juta. Avanza pun naik kelas. Sedangkan yang paling mahal adalah Avanza 1.5S transmisi otomatik Rp174,225 juta. Nah, kalau varian ini harganya naik, akan mendekati Kijang Innova bisnis bensin, Rp182 juta.
Joko Trisanyoto hanya menambahkan, harga model baru naik, dipastikan generasi sebelumnya juga akan naik. “Biasanya sih begitu!” ujar Joko yang sudah berbakti di TAM hampir 40 tahun.  
India, Thailand & Malaysia Sampai hari ini Toyota dan Daihatsu berhasil menyimpan rapi gembok rahasia sosok model paling laris dan “most wanted” tersebut. Bahkan, para salesman dan salesgirl Toyota yang biasanya agresif menawarkan model baru sebelum diluncurkan, belum “bergerak” kendati mereka tahu, All-New Avanza diluncurkan tahun ini.
Ternyata tidak hanya di tanah air kehadiran All-New Avanza atau disebut saja Avanza 2012 ditunggu. Konsumen seperti di India, Thailand dan Malaysia juga menunggu. Ini bisa dilihat dari situs dan blog otomotif yang membicarakan jadwal kehadiran dan perkiraan sosok All-New Avanza.
Berbagai spekulasi, perkiraan dan kemungkinan muncul untuk menggambar sosok All-New Avanza.  Dikatakan, kapasitas mesin, baik 1.5 liter dan 1.3 liter (paling laris di Indonesia) diperkirakan tidak akan mengalami perubahan. Disebutkan akan ditambahkan dengan teknologi VVT-i (saat ini mesin Avanza 1.3 dan 1.5 liter sudah menggunakan teknologi VVT-i).
ModelTema paling sensasi  dari kemunculan All-New Avanza adalah  perkiraan modelnya. Nah, karena Toyota juga memasarkan Avanza di India, bocoran di negeri ini lebih dahsyat. Karena itu fotonya banyak digunakan oleh media  on-line lain.
Disebutkan, bocoran gambar diperoleh ketika All-New Avanza dalam tahap rendering. Melihat gambarnya, para pemerhati langsung saja menilai, MPV kompak 7-penumpang ini lebih moderen futuristik, dinamis dan mewah. Lampu utama depan dirancang dengan bentuk trapesium. Gril mirip dengan Toyota Etios.
Ketika KOMPAS.com membandingkan gambar rendering yang dipublikasikan oleh media otomotif India, memperlihatkan sosok All-New Avanza tidak berbeda jauh dengan sosok si kembar Daihatsu-Toyota,  yang diluncurkan menjelang akhir 2009,  yaitu Boon Luminas dan Passo Sette.
Hanya ada perubahan pada bentuk lampu utama depan, gril , bumper depan, lampu kombinasi belakang dan bentuk quarter window (kaca samping paling belakang yang tidak bisa dibuka).
Dimensi Boon Luminas-Passo-Sette dengan Avanza-Xenia yang sekarang juga tidak berbeda jauh. Dapat dilihat pada tabel berikut (unit dalam mm).
 
Avanza-Xenia Boon Luminas-Passo Sette
Panjang 4.120 4.120
Lebar 1.630 1.695
Tinggi 1.695 1.620
Jarak sumbu roda 2.655 2.750
Boon Luminas-Passo Sette lebih lebar dan ceper! Perbedaan lain adalah sistem gerak. Boon Luminas dan Passo Sette, gerak roda depan, sedangkan Avanza -Xenia saat ini gerak roda belakang. Apakah Toyota dan Daihatsu beralih atau tetap mempertahankan konsep ini?
Ada informasi menarik dari Toyota Asia Pasifik yang berpusat di Singapura, konon Toyota melalui produk barunya – juga MPV - akan berusaha merebut pasar yang selama ini diambil oleh Nissan Grand Livina (di bawah Innova). Apa mungkin dengan menambah line-up Avanza?
Sebagai tambahan, di India Toyota All-New Avanza sangat diharapkan untuk mengisi kekosongan antara Innova dengan Etios. Apalagi, Toyota berambisi memperbesar pangsa di negara tersebut, dengan pertumbuhan kedua tertinggi di Asia, setelah China.

Keren, Sosok New Avanza 2012 Muncul di Internet

serayamotor.com
Sosok Avanza 2012 muncul di internet
 Rumor mengenai Toyota Avanza bakal ganti wajah baru, akhir tahun ini, tampaknya benar adanya. Pasalnya, sosok  low multi purpose vehicle (MPV) terlaris di Indonesia ini mulai bertebaran di internet. Entah ini disengaja atau tidak, sepertinya PT Toyota Astra Motor ingin menciptakan animo pasar, sebelum unit mulai dipasarkan November 2011. Dari gambar yang ditemukan Kompas.com dari salah satu forum otomotif di Indonesia, terlihat sosok Avanza mengalami perubahan total. Wajahnya kini mirip Yaris 2012 yang baru diluncurkan di Eropa dengan bentuk lampu utama lebih besar dan gril satu garis di tengah berlapis krom. Bagian buritan Avanza 2012 juga mengalami perubahan, tapi tak terlalu signifikan, hanya desain lampu belakang agak lebih lebar.
Menurut Kompas.com, salah satu yang menguatkan kalau ini Avanza 2012 adalah lokasi foto di dalam lini produksi. Karyawan terlihat memakai seragam PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Artinya, produk ini sudah mulai diproduksi di pabrik ADM yang memang diberikan tanggung jawab atas produksi dan memasok untuk Toyota.
Ketika foto ini dikonfirmasi ke Widyawati Soedigdo, GM Marketing Planning & Communication PT Toyota Astra Motor, hari ini (26/9), ia tak memberi jawaban. "Saya tak bisa komentar apa-apa," jelas Widyawati.

Sabtu, 17 September 2011

Mengubah Panas Knalpot Menjadi Energi Listrik (Bagian 2)

BMW AG
Turbosteamer generasi ke-2 sedang diuji-coba (test bed)

Makin Ringkas
Agar nantinya bisa diproduksi, pengembangan saat ini difokuskan untuk mengurangi ukuran dan membuat sistemnya makin sederhana. Dengan ini pula perbandingan antara biaya dan keuntungan menjadi optimal. Karena itu, periset kini fokus merancang komponen dengan hanya satu sirkuit temperatur tinggi.
“Pemulihan energi panas dilakukan pada knalpot. Energinya digunakan untuk memanaskan cairan di bawah suhu tekanan tinggi. Cairan yang dipanaskan akan memuai,mengalir ke  turbin, berputar dan menghasilkan energi,” jelas Jürgen Ringler, Team Leader untuk Thermal Energy Converter di pusat Riset dan Teknologi BMW Group.
Pada turbosteamer generasi terakhir, para insinyur mengembangkan turbin ekspansif yang inovatif berdasarkan prinsip turbin impuls (aksi) dengan berbagai kelebihannya (lebih murah, ringan dan kecil) dibandingkan dengan konsep sebelumnya.
“Kami mencapai kemajuan besar dari target yang ditentukan. Kami telah berhasil  mengembangkan sistem yang siap untuk diproduksi dalam beberapa dekade ke depan. Bila selesai, sistem ini beratnya hanya 10 – 15 kg dan dapat menghasilkan listrik ketika mobil dikebut di jalan tol atau di luar kota,” beber Ringler. Bahkan untuk perjalanan jauh, nantinya menurunkan konsumsi bahan bakar sekitar 10 persen.
Semua komponen telah mengalami tes bangku dengan konfigurasi modul yang dapat disatukan pada kendaraan. Pemasangan dilakukan pada mokap (mock-up) BMW 5 sedan.
Langsung
Proyek TEG  kini difokuskan ke produksi.  Dua sistem alternatif  dikembangkan sesuai dengan perbedaan suhu pada  sistem exhaust gas recirculation (EGR). Tahap pengembangan difokuskan pada unit yang disatukan pada sistem pembuangan. Untuk ini, ukuran dan bobot komponen dibuat sekecil dan seringkas mungkin.
TEG mengubah langsung panas knalpot menjadi listrik. Untuk ini, para insinyur BMW Group hanya memperbaiki teknologi yang telah digunakan selama empat dekade oleh NASA. Prinsip kerjanya, teknologi yang juga dikenal sebagai Seebeck Effect ini, tegangan listrik dapat dihasilkan antara dua semikonduktor termoelektrik yang berbeda suhunya.
Karena sebelumnya derajat efisiensi TEG masih rendah, teknologi ini dinilai  kurang cocok untuk aplikasi otomotif. Kendati demikian, dalam beberapa tahun terakhir, karena teknologi material terus berkembang,  kinerja TEG telah berhasil ditingkatkan, menjadi semakin baik.
Generasi Ketiga
Langkah pertama yang dilakukan insinyur adalah menyatukan TEG pada sistem pembuangan untuk menghasilkan arus listrik. Sistem sebenarnya sudah pernah diperlihatkan ke publik pada 2008 dan menghasilkan listrik 200 watts. Waktu itu, efsiensinya dinilai masih rendah.
Namun dengan menggunakan material baru - bobot dan ukuran berukurang - generasi terakhir TEG yang dipasang di knalpot menghasilkan listrik 600 watt. Tidak lama lagi, diperkirakan akan mencapai 1.000 watt. Prototipe terakhir dicoba pada BMW X6,menurut BMW disponsori oleh Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) atau semacam Kementrian ESDM di Indonesia.
Pada 2009, BMW Group meluncurkan pengembangan alternatif dari proyek ini. TEG tidak lagi dipasang sebagai modul terpisah pada kanlpot di kolong mobil, namun disatukan pada radiator   EGR. Ternyata bisa menghasilkan listrik 250 watt atau bisa menurunkan konsumsi bahan bakar 2 persen.
Keuntungan
Keuntungan sistem pemulihan energi dinilai lebih menarik karena juga  menghasilkan keuntungan tambahan. Antara pemanasan mesin (juga ruang penumpang di negara-negara beriklim dingin). Disamping itu, juga ideal disatukan dengan BER.
Kalau BER diperoleh ketika mobil diperlambat atau berhenti, TEG menghasilkannya pada berbagai kondisi, khusus saat tancap gas (akselerasi) dan mobil meluncur pada kecepatan konstan. Para periset memperkirakan, cara bisa mengirit sampai 5 persen. Khususnya bila mobil dikemudikan dengan kondisi sehari-hari. .
Di masa yang akan datang, juga dimanfaatkan sistem insulasi dan penyelimutan ruang mesin. Dengan cara ini, suhu mesin bisa distabilkan oleh panas yang tersisa sehingga waktu pemanasan berlangsung lebih cepat.

Penyerap panas knalpot juga dapat digunakan untuk menghangatkan oli transmisi sehingga hambatan gesek makin berkurang.  
Jadi, target para ahli  mesin saat ini adalah memanfaatkan panas knalpot dan sistem mesin, untuk diubah menjadi energi listrik! Khususnya untuk mesin yang masih menggunakan bahan bakar minyak atau gas!

UnitedPictures Toyota All-New Yaris untuk konsumen Eropa UnitedPictures Toyoa All-New Yaris dipamerkan di Frankfur Motor Show 2011 UnitedPictures Toyota All-New Yaris UnitedPictures Prius 7-penumpang TERKAIT * Concept A-Class yang Memukau * LP570-4 Super Trofeo Stradale, Gallardo Paling Ekstrem! * BERITA FOTO: Bebin Djuana dari Frankfurt Motor Show * Wajah Segar Toyota Prius di Frankfurt * VW Bandrol up! Rp 117 juta Bersama ESP FRANKFURT, KOMPAS.com – Toyota membuat debut Yaris terbarunya di Frankfurt. Juga ditampilkan Prius+ 7-penumpang atau vesi MPV-nya. Sedangkan merek mewah, Toyota menghadirkan menghadirkan GS, CT200h yang kompak dan IS-F sedan facelift. Bagi penggemar Toyota di Indonesia, yang cukup ditunggu adalah sosok Yaris. Pasalnya, mobil kompak ini nantinya juga akan dipasarkan di Indonesia. Inilah wajah Yaris terbaru tersebut. Namun yang dipamerkan ini tentu saja versi Eropa!

BMW AG
Riset yang dilakukan BMW untuk memanfaatkan atau memulihkan kembali energi panas yang terbuang melalui knalpot dengan sistem turbosteamer


Mesin yang paling efisien saat ini, hanya dapat mengubah sepertiga energi yang dihasilkan bahan bakar fosil menjadi energi kinetik mekanis untuk menggerakkan mobil.
Para insinyur mesin – khususnya motor bakar - memang telah  berusaha meningkatkan efisiensi. Antara lain memanfaatkan teknologi injeksi bahan bakar langsung, waktu buka-tutup katup yang bisa disesuaikan dengan kondisi kerja mesin, memasang turbocharger yang digerakkan gas buang, regenerasi energi dari rem  atau brake energy regeneratrion (BER) dan  menggunakan sistem Auto StartStop.
Ternyata, energi yang terbuang masih besar, 60 persen! Sebagian besar dari energi yang hilang itu justru menyebabkan knalpot atau sistem pembuangan mesin menjadi sangat panas. Separohnya lagi diserap oleh sistem pendinginan mesin.
Turbosteamer
Untuk mendapatkan memulihkan energi panas yang hilang tersebut, salah satu target utama BMW Group - membuat beberapa proyek dengan pendekatan berbeda untuk memanfaakan energi panas tersebut. Proyek dimulai dari dari riset, pre-produksi dan serangkaian pengembangan kelanjutanya.
Salah satu inovasi yang dinilai paling menjanjikan adalah turbosteaamer, yaitu generator thermoelektrik (thermoelectric generator; TEG), enkapsulasi (menyelubungi) mesin dan menggunakannya untuk memanaskan oli.
Proyek TEG difokuskan untuk mengubah panas  yang terbuang pda  knalpot menjadi energi listrik. Cara ini dinilai cukup potensial untuk menurunkan konsumsi bahan bakar. Pasalnya, energi listrik yang dihasilkan akan digunakan untuk mengoperasikan perlengkapan mesin dan kendaraan yang menggunakan energi listrik.
Selama ini, energi listrik yang digunakan pada mobil diperoleh melalu generator (alternator) yang diputar oleh mesin. Cara yang terus berkembang  memanfaatkan kembali energi yang terbuang adalah saat mobil direm (BER).
Pada proyek riset dan teknologi turbosteamer yang terus dijalan BMW Group sekarang ini, dilakukan sistem pemulihan panas berdasarkan prinsip kerja proses mesin uap. Proses memulihkan enerrgi panas yang terbuang sebenarnya dilakukan dalam skala besar pada pusat pembangkit listrik moderen.
Pembangkit listrik gas dan uap berukuran besar menggabungkan prinsip turbin gas dan siklus mesin uap untuk memperoleh efisiensi yang makin tinggi. Proses turbin gas adalah tahap pertama dari konversi energi. Selanjutnya sumber panas meneruskan siklus kerjanya pada tahap kedua.
Generasi Pertama
Para periset telah membuktikan, teknologi turbosteamer yang diperkenalkan ke publik pertama kalinya pada Desember 2005. Generasi pertama turbosteamer ini dikembangkan dengan pendekatan pendekatan maksimalis, yaitu sistem dua siklus.
Elemen primer adalah sirkuit suhu tinggi yang menggunakan “heat exchanger” atau penyerap panas dari knalpot. Lantas dihubungkan ke sirkuit kedua yang mengumpulkan panas dari sistem pendingin mesin yang dikombinasikan dengan panas suhu tinggi dari sirkuit primer.
Ketika desain ini dites di laboratorium pada mesin bensin 4-silinder yang dibuat oleh BMW saat itu, sistem ini mampu mengirit bahan bakar sampai 15 persen

Toyota All-New Yaris dan Prius Plus

 
      UnitedPictures
Toyota All-New Yaris untuk konsumen Eropa
 Toyota membuat debut  Yaris terbarunya di Frankfurt. Juga ditampilkan Prius+ 7-penumpang atau vesi MPV-nya. Sedangkan merek mewah, Toyota menghadirkan menghadirkan GS, CT200h yang kompak dan IS-F sedan facelift.  
Bagi penggemar Toyota di Indonesia, yang cukup ditunggu adalah sosok Yaris. Pasalnya, mobil kompak ini nantinya juga akan dipasarkan di Indonesia. Inilah wajah Yaris terbaru tersebut. Namun yang dipamerkan ini tentu saja versi Eropa!

Kenapa Toyota Bisa Jual Camry 2012 Lebih Murah?

Jarang terjadi dalam dunia otomotif, produk yang baru di-launching mempunyai harga jual lebih murah dari model sebelumnya, apalagi sekelas Toyota Camry. Namun, ketika diluncurkan model 2012 pada akhir Agustus lalu di Amerika, sedan mid-size ini dibanderol lebih murah 200 sampai 2.000 dollar AS (Rp 1,7-Rp 17,5 juta) per unit dari pendahulunya.
Bisa begitu lantaran Toyota Motor Corporation (TMC) mampu meningkatkan efisiensi saat memproduksi sedan terlaris di AS ini. Di antaranya, Toyota membeli robot perakitan bekas yang "nganggur" di pabrik New United Motor Manufacturing Incorporated (NUMMI) di California, AS. Pabrik ini merupakan aset milik Toyota dan General Motors, tetapi sudah berhenti beroperasi sejak tahun lalu.
"Banyak peralatan baru di pabrik itu, meski kami banyak juga mendapatkan barang lawas," ujar Steve St Angelo, Executive Vice President Toyota Amerika Utara, seperti dilansir Bloomberg, Jumat (16/9/2011) pagi.
Perlengkapan baru itulah yang digunakan untuk menyokong produksi Camry 2012. "Kami juga menggunakan robot (perakitan) di sana (NUMMI)," lanjut Angelo, tanpa mau menyebutkan nilai pembelian perusahaan.
Langkah efisiensi ini dilakukan Toyota agar beban perusahaan berkurang di AS, sebagai pasar terbesarnya di luar Jepang. Toyota juga tak mau kehilangan posisi Camry sebagai produk yang terlaris di AS, mengingat banyak saingan yang masuk dari merek lain, seperti Hyundai dan Ford, yang menawarkan mobil kompak dan hatchback.
"Mereka tak mungkin menaikkan harga Camry di pasar karena masih dalam masa resesi," jelas Jim Hall, analis dari 2953 Analytics Inc di Birmingham, Michigan.